Kalkulator pencampuran nutrisi hidroponik

Masukkan volume reservoir aktual dan dosis label A/B untuk mendapatkan total mL yang akurat untuk batch penuh, beberapa reservoir, atau top-off parsial.

Masukkan volume larutan kerja

L

Gunakan volume larutan kerja aktual, bukan kapasitas nominal yang tertera pada label tangki.

Ukuran batch umum

Masukkan dosis nutrisi

mL/gal
mL/gal

Catatan: tampilan Anda metrik, tetapi basis dosis tetap mL per galon. Ini benar jika label Anda memang begitu.

Hasil

mL total gabungan (A+B)
400 mL total gabungan (A+B)
(13.53 fl oz total gabungan (A+B))
Basis larutan kerja: 40 gal (151 L) per reservoir
Tambahkan Part A ke air terlebih dahulu, aduk, lalu Part B. Jangan gabungkan konsentrat secara langsung.
Total utama di atas = gabungan Part A + Part B untuk 1 reservoir.
Per reservoir
Rumus Part A: 5.0 x 40 = 200 mL
Rumus Part B: 5.0 x 40 = 200 mL
Part A: 200 mL (6.76 fl oz)
Part B: 200 mL (6.76 fl oz)
Gabungan A+B: 400 mL (13.53 fl oz)
Total untuk 1 reservoir
Total Part A: 200 mL (6.76 fl oz)
Total Part B: 200 mL (6.76 fl oz)
Total gabungan A+B: 400 mL (13.53 fl oz)
Refill parsial 25%
Volume refill: 10 gal (38 L)
Part A: 50 mL (1.69 fl oz)
Part B: 50 mL (1.69 fl oz)
Gabungan A+B untuk refill: 100 mL (3.38 fl oz)
Basis dosis: 5.0 / 5.0 mL per galon

Verifikasi hasil sebelum dipakai. Lihat penafian.

Alur pencampuran dan cek cepat

Urutan sangat penting

Isi sebagian besar air dulu, tambah Part A, aduk rata, lalu tambah Part B. Suplemen ditambahkan setelah base nutrient kecuali petunjuk produk menyatakan lain.

Verifikasi setelah pencampuran

Air sumber, suhu, dan fase tanaman memengaruhi hasil. Pakai kalkulator sebagai baseline lalu konfirmasi EC dan pH di reservoir nyata.

Top-off adalah resep lebih kecil

Top-off / penambahan air 25% umumnya hanya memerlukan 25% total nutrisi untuk reservoir penuh, kecuali Anda sedang koreksi EC secara sengaja.

Gunakan volume larutan neto

Jika volume berasal dari kalkulator reservoir, gunakan galon/liter neto, bukan volume rongga bruto, agar total konsentrat tetap akurat dan konsentrasi nutrisi mengikuti target.

Pertanyaan umum soal pengenceran nutrisi

Apa itu kalkulator pengenceran nutrisi?

Alat ini mengalikan dosis label nutrisi dengan volume larutan kerja, sehingga Anda tahu mL aktual yang harus dituang.

Sangat membantu saat mencampur beberapa reservoir sekaligus atau saat hanya perlu top-off / penambahan air, bukan remix penuh.

Cara pakai kalkulator ini

  • Masukkan volume kerja dan dosis label.
  • Pilih mL per galon atau mL per liter.
  • Baca total per reservoir dan total batch.
  • Gunakan hasil isi ulang parsial untuk top-off / penambahan air.
  • Verifikasi EC dan pH setelah pencampuran.

Cara mencampur nutrisi untuk reservoir Anda

Yang Anda butuhkan

  • Volume larutan kerja dalam galon atau liter
  • Dosis Part A dan B sesuai label
  • Syringe, gelas ukur, atau cup ukur
  • Air bersih dan alat untuk mengaduk di tiap tahap

Kenapa pencampuran akurat penting

  • Dosis berlebih menaikkan EC dan bisa membuat daun terbakar.
  • Dosis kurang memperlambat pertumbuhan dan memicu defisiensi.
  • Top-off hanya akurat jika berdasarkan volume air nyata.
  • Total yang konsisten membuat feed log Anda benar-benar berguna.

Kesalahan umum

Menggunakan ukuran nominal tangki: dosis harus berdasarkan volume kerja aktual, bukan kapasitas label tangki.

Mencampur A dan B pekat bersama: masukkan masing-masing ke air secara terpisah.

Melupakan top-off parsial: jika hanya mengganti 20%, racik hanya untuk 20% volume itu.

Mengubah satuan di tengah proses: pakai satu sistem satuan saja atau biarkan kalkulator yang konversi.

Langkah pencampuran

1. Masukkan ukuran reservoir

Gunakan volume kerja aktual yang akan Anda isi hari ini.

2. Masukkan dosis A dan B

Ikuti mL per galon atau mL per liter persis seperti label.

3. Isi hampir seluruh air terlebih dahulu

Sisakan ruang untuk pengadukan dan final top-up.

4. Tambah A, aduk, lalu B

Jangan menuang A dan B pekat dalam gelas ukur yang sama.

5. Lengkapi volume lalu cek EC dan pH

Pembacaan akhir tetap jadi acuan utama saat kualitas air sumber berubah.

Referensi cepat

Rumus dasar:

Total mL = dosis x volume kerja

Contoh: 5 mL/gal x 40 gal = 200 mL

Pengingat penting

  • A dan B tetap terpisah sampai larut: masukkan tiap bagian ke air secara terpisah lalu aduk di setiap tahap.
  • Mulai dari volume kerja: akar, raft, dan pipa bisa mengubah volume larutan aktual sistem.
  • Top-off adalah racikan lebih kecil: gunakan hasil top-off parsial, bukan mengulang full-dose reservoir.

Pencampuran nutrisi: hal yang benar-benar penting

01Kenapa A dulu, baru B

Konsentrat nutrisi membawa ion yang bisa membentuk endapan tak larut saat bertemu di kondisi terlalu pekat. Larutkan A dulu di mayoritas air, homogenkan, baru tambahkan B.

Kalium silikat sering jadi pengecualian: biasanya dimasukkan ke air sebelum nutrisi lain dan diaduk baik demi kestabilan pH.

02Tabel referensi (2-part liquid, mL/gal)

Target kekuatanUmum mL/gal (total A+B)
Rendah (~0.8-1.2 EC)2-4 mL
Sedang (~1.4-1.8 EC)5-8 mL
Tinggi (~2.0-2.6 EC)9-12 mL
Flush / finishing0-2 mL

*Referensi untuk nutrisi cair 2-part; garam kering umumnya mengikuti dosis berbasis massa sesuai chart pabrikan.

Stock tank dan injector

Pada skala lebih besar, mixing manual digantikan stock solution dan injector. Konsentrat 100x berarti A/B disiapkan jauh lebih pekat lalu diencerkan inline; pisahkan stok yang inkompatibel dan aduk sebelum dosing.

Rasio umum
1:100
Akurasi injector
+/-5%
Agitasi
Wajib

Panduan lengkap pengenceran nutrisi: volume kerja, urutan A/B, larutan stok, batch top-off, dan alur pencampuran profesional

Label nutrisi berbicara dalam basis volume, tapi tim Anda butuh volume kerja aktual hari ini (level nyata, bukan ukuran katalog). Ini yang membuat campuran stabil dan mudah diulang.

Selalu larutkan A dan B ke air secara terpisah, bukan dicampur pekat dalam satu wadah. Pada top-off / penambahan air, air biasanya turun lebih dulu daripada nutrisi, jadi mengulang dosis penuh tanpa perhitungan sering menaikkan EC. Tutup proses dengan verifikasi EC/pH memakai meter yang terkalibrasi.

Apa langkah berikutnya?

Lanjutkan optimasi grow Anda dengan alat terkait berikut.