Dinamika top-off pada sistem resirkulasi
01Transpirasi dan evaporasi
Air keluar dari reservoir melalui evaporasi permukaan dan terutama transpirasi tanaman.
Saat air menguap, garam terlarut terkonsentrasi: level turun tanpa isi ulang dapat menaikkan EC/PPM dan memicu tip burn / ujung daun terbakar pada sistem DWC.
Aturan praktis drift
EC naik / level turun: umumnya top-off dengan air rendah mineral (misalnya RO).
EC turun / level turun: tanaman menyerap nutrisi lebih cepat daripada air; pertimbangkan top-off dengan larutan nutrisi ringan.
EC stabil: isi ulang dengan larutan pada konsentrasi yang sama seperti target reservoir.
02Konsentrasi larutan top-off (panduan)
| Fase | Top-off |
|---|---|
| Veg awal | Sekitar 50% dosis target |
| Puncak fase berbunga | 75-100% sesuai pembacaan |
| Flush akhir | Air biasa (0%) |
Pada sistem drain-to-waste, tangki utama biasanya tidak memerlukan top-off rutin seperti sistem resirkulasi.
Cadangan dan keamanan
Aturan praktis: menyimpan kebutuhan top-off untuk beberapa hari membantu menghadapi gangguan RO atau pemadaman. Sistem otomatis sebaiknya memiliki batas waktu isi atau tangki harian berkapasitas terbatas.