Kalkulator siklus irigasi

Perkirakan volume air per siklus, per hari, dan per minggu berdasarkan debit emiter, durasi penyiraman, dan jumlah siklus.

Masukkan konfigurasi irigasi Anda

jumlah
/ tanaman
lph
menit/siklus
/ hari

Catatan debit: Debit nominal pada label emiter biasanya per jam, jadi menit penyiraman per siklus dikonversi menjadi bagian dari satu jam.

Hasil

L / siklus
4.54 L / siklus
(18.17 L / hari)
Rumus: tanaman x emiter/tanaman x debit x (durasi nyala dalam menit / 60)
Catatan tekanan

Debit emiter nyata bergantung pada tekanan kerja dan tata letak saluran irigasi. Lakukan uji gelas ukur untuk memastikan volume nyata sesuai estimasi.

Per siklus
Total sistem: 4.54 L
Per tanaman: 0.19 L

* Estimasi retensi setelah limpasan (runoff) 10%: 4.09 L (sistem)

Per hari (4 siklus)
Total sistem: 18.17 L
Per tanaman: 0.76 L
Per minggu
Total sistem: 127.2 L
Per tanaman: 5.30 L

Rekomendasi untuk reservoir Anda · tangki nutrisi ~4.8 gal · kebutuhan mingguan ~33.6 gal

Sebagai Amazon Associate, kami mendapat komisi dari pembelian yang memenuhi syarat.

Verifikasi hasil sebelum dipakai. Lihat penafian.

Cara merencanakan irigasi + cek cepat

Siklus kecil bisa menjadi volume besar

Siklus singkat pun bisa memindahkan volume besar setelah dikalikan jumlah emiter, tanaman, dan frekuensi harian.

Air yang diberikan dan air yang tertahan tidak selalu sama

Runoff/limpasan membantu memisahkan total air yang diaplikasikan dari air yang benar-benar tertahan di media.

Pertanyaan umum tentang siklus irigasi

Perencanaan siklus

Tiga cek sebelum percaya angka total irigasi

  • Gunakan debit emiter nyata di lapangan

    Tekanan dan keausan bisa membuat output nyata berbeda dari label nominal.

  • Cek total harian, bukan satu siklus

    Total harian menentukan kebutuhan air dan perencanaan tangki nutrisi.

  • Runoff/limpasan harus disengaja

    Limpasan sebaiknya mengikuti strategi yang dipilih, bukan tebakan acak.

Strategi crop steering dan irigasi presisi: panduan praktis

01Siraman kecil berulang vs sekali siram besar

Banyak tanaman pada media tanam lebih stabil dengan siklus pendek dan sering agar kelembapan terjaga tanpa membuat zona akar tergenang. Siklus kecil atau “pulse” sering membantu menjaga kelembapan media tanpa genangan berlebihan.

Tekanan dan emiter

Dripper non-PC berubah debitnya saat tekanan berubah. Emiter pressure-compensated (PC), yaitu emiter penyeimbang tekanan, membantu menyamakan debit antara ujung awal dan ujung saluran saat tekanan berfluktuasi.

02Panduan retensi per media

MediaRetensi air (panduan)
RockwoolTinggi — siraman kecil berulang
CocoSedang — ritme moderat
Peat / campuranVariabel — interval lebih renggang

Sesuaikan frekuensi dan besar siraman (termasuk pulse) dengan media aktual, bukan timer musim lalu.

Keseragaman debit

Pada saluran panjang, pipa dan ketimpangan tekanan bisa membagi air tidak merata. Emiter pressure-compensated (PC) membantu mengurangi variasi antar tanaman.

Saluran standar
Sampai sekitar ±30% variasi
Emiter PC
Jauh lebih seragam

Strategi crop steering dan irigasi presisi: runoff/limpasan, dry-back media, pemilihan dripper/emiter, perilaku substrat, dan panduan praktis

Irigasi menentukan kondisi media: volume total yang diberikan per siklus tidak berarti semuanya tertahan di pot. Runoff/limpasan membantu memodelkan flushing, akumulasi garam, dan aliran buangan.

Atur jeda antar siklus agar media sempat mengalami dry-back ringan, yaitu fase media sedikit mengering, sehingga oksigen di zona akar tetap terjaga. Ritme tergantung genetik, VPD, dan media. Selalu cek debit nyata dengan uji gelas ukur atau timbang pot, jangan hanya mengandalkan katalog.

Apa langkah berikutnya?

Lanjutkan optimasi grow Anda dengan alat terkait berikut.