Pemilihan ukuran pompa & optimasi debit: bahasan mendalam
01Head statis dan kehilangan aliran
Total dynamic head (TDH) adalah total beban aliran dari elevasi vertikal, pipa, fitting, dan hambatan lain.
Head statis: dari permukaan air ke titik keluaran tertinggi.
Kehilangan karena gesekan: terjadi akibat diameter pipa kecil, elbow/siku, valve/katup, dan pipa panjang.
Aturan praktis
Kalkulator ini memakai heuristik sederhana (~8% rugi per kaki elevasi, dengan batas). Untuk instalasi kritikal, cek kurva pompa pabrikan pada TDH nyata.
Tekanan vs debit
Pada pompa sentrifugal, semakin tinggi head efektif maka debit turun pada daya yang sama. Sistem drip dan beberapa emiter sering butuh kemampuan head maksimum yang baik, bukan hanya GPH tinggi saat tanpa beban angkat.
02Diameter pipa (panduan)
| ID pipa | Panduan GPH |
|---|---|
| 1/2″ (~13 mm) | 250-300 GPH |
| 3/4″ (~19 mm) | 500-650 GPH |
| 1″ (~25 mm) | 900-1200 GPH |
| 1.5″ (~38 mm) | 2500+ GPH |
Memaksa debit tinggi di pipa sempit akan meningkatkan kebisingan aliran dan kehilangan tekanan. Saat ragu, besarkan diameter jalur utama.
Turnover umum (titik awal)
- •
RDWC: sekitar 2-4x volume sistem per jam.
- •
NFT / flood-and-drain: sekitar 1-2x per jam.
- •
Dutch bucket: sekitar 0.5-1x per jam.
Pompa magnetik vs penggerak langsung
Jenis pompa memengaruhi panas yang masuk ke reservoir dan kemampuan menghadapi tekanan.
- ✅
Transfer panas ke air lebih rendah
- ✅
Umumnya halus dan efisien
- ❌
Batas head biasanya lebih rendah dibanding penggerak langsung
- ✅
Head dan debit kuat dalam bodi ringkas
- ✅
Andal pada loop besar
- ❌
Bisa menambah panas air lebih tinggi